Kami bangga kepada SMA Negeri 2 Lubuk Pakam yang telah memiliki situs untuk tempat berbagi. Semoga sebagai ladang informasi yang update dan tidak ketinggalan zaman.

Kata Mutiara

" Menyerah bukan jawaban untuk jalan menuju kesuksesan "

-@Rahim-

" SMA Negeri 2 Lubuk Pakam telah menjadi sekolah Adiwiyata Tahun 2013 Tk. Nasional "

--

" Dengan merusak alam sekitar berarti kita juga merusak diri sendiri, karena manusia adalah bagian dari alam. "

-@ed-

" Dengan membuang sampah pada tempatnya, maka anda sudah mencintai jutaan manusia. "

-@ed-

" Dunia diserahkan Tuhan kepada Manusia untuk dikuasai, bukan di eksploitasi. "

-@ed-

" JIka alam sudah mulai tidak bersahabat, maka manusia harus siap menerima Derita. "

-@ed-

" Hanya manusia yang dapat menebang pohon, mengolahkan menjadi kertas, dan menuliskan para kertas itu " Stop Penebangan Pohon" "

-@ed-

" Apakah Jika Pohon terakhir akan ditebang, dan mata air terakhir berhenti mengalir, baru saat itulah manusia sadar bahawa uang tidak dapat dimakan dan diminum. "

-@ed-

" Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan ... Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik "

-Baron Pierre de Coubertin-

" Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca "

-Charles-

Drs. Pitner Sianturi
196209201995031003


Ketua Koperasi MELAT
Ramlan Lumban Gaol, S.Pd
195811131985031015


Wakasek Humas


Puisi tentang lingkungan

ALAMKU BERBICARA

 Pertiwi kini berduka, Pertiwi kini berteriak, Memangil, mencari, Dimana manusia berada???

Pertiwi berkata Masih adakah manusia yang akan melayaniku??? Kutumpahkan lahar di Jogja,

Kuberi air bah untuk Mentawai, Kudatangkan banjir untuk Wasior, Dab kubuat Jakarta tenggelam,

Hutanku, kekayaanku,Telah kau rampas dengan paksa, Kau curi seluruh isi perutku«

Aku hanya ingin kau lindungi agar ku dapat bertahan, Dan dapat memberikan nafas kehidupan untuk mu manusia Lindungi aku, dan jangan rampas hak milikku

Aku menangis karena kau sakiti, Dan kau menangis setelah aku tumpahkan isi perutku

 

NOSTALGIA NEGERI SAMPAH

aku tak lagi heran

nusantara ini dipenuhi lautan sampahdisana-sini sering aku memandanginyakotoran-kotoran manusia yang sejak lama telah ada

untunglah, masih masih ada merekamereka sudi memilih dan memilah kotoran-kotoran itubiarkan saja«isi perut mereka adalah hasil jerih payahnya

 

HUJAN

 Hujan turun deras menjelang bulan sebelas Menyirami halaman depan yang selama ini gersang  Rerumputannya kembali tumbuh hijauYang dulu meranggas dimusim kemerau

Kali kecil naik sampai pinggang  Bau tanah basah menguap dari kebun belakang 

Aroma pagi terasa hingga siang Suasana hati sejuk riang 

Lelah luluh tak tunggu larut wajah ± wajah pulas tak berkerut 

 seakan hilang semua kemelut  seakan hidup tanpa maut 

 

AKU DAN BANGAU

 Air danau nan tenang 

Nyaris beku oleh dinginnya musim

Kala bangau menari diatasnya

Menari bagi sang kekasihnya

Aku berdiri di tepi danau itu

Menikmati indahnya salju yang turun